- Panel Harga Pangan Bank Indonesia mencatat kenaikan harga komoditas pangan nasional pada Kamis, 16 April 2026.
- Lonjakan harga signifikan terjadi pada cabai rawit merah, bawang merah, telur ayam, serta berbagai kualitas beras.
- Daging ayam, daging sapi, dan beberapa jenis minyak goreng mencatatkan penurunan harga di tingkat pasar nasional.
Suara.com - Pergerakan harga pangan nasional pada Kamis (16/4/2026) menunjukkan tren kenaikan di sejumlah komoditas utama. Kenaikan paling mencolok terjadi pada cabai dan telur ayam, sementara beras mulai merangkak naik di beberapa kualitas.
Berdasarkan data Panel Harga Pangan Bank Indonesia, harga cabai rawit merah tercatat paling tinggi dengan lonjakan signifikan. Komoditas ini mencapai Rp101.750 per kilogram atau naik 20,2 persen.
Kenaikan juga terjadi pada cabai merah keriting yang naik 20 persen menjadi Rp55.200 per kilogram. Sementara cabai merah besar tercatat Rp 47.250 per kilogram atau naik 2,38 persen.
Di sisi lain, cabai rawit hijau justru mengalami penurunan harga. Komoditas ini turun 2,98 persen menjadi Rp52.100 per kilogram.
Komoditas beras menunjukkan tren kenaikan di hampir seluruh kualitas. Beras kualitas bawah I tercatat Rp14.900 per kilogram atau naik 2,41 persen, sedangkan kualitas bawah II naik 3,44 persen menjadi Rp15.050 per kilogram.
Untuk beras kualitas medium I, harga naik 2,8 persen menjadi Rp16.500 per kilogram. Sementara medium II justru turun tipis 0,31 persen ke level Rp15.850 per kilogram.
Beras kualitas premium juga mengalami kenaikan. Kualitas super I naik 1,73 persen menjadi Rp17.600 per kilogram, sementara super II naik 1,49 persen ke level Rp17.050 per kilogram.
Dari kelompok bumbu dapur, bawang merah mengalami lonjakan harga cukup tinggi. Komoditas ini naik 20,21 persen menjadi Rp56.800 per kilogram. Bawang putih juga naik 14,3 persen menjadi Rp45.950 per kilogram.
Sementara itu, komoditas protein menunjukkan pergerakan yang beragam. Harga telur ayam ras segar naik 9,49 persen menjadi Rp35.750 per kilogram.
Baca Juga: Permintaan Melemah, Harga Konsentrat Tembaga dan Emas RI Anjlok
Sebaliknya, harga daging ayam ras segar justru turun 2,87 persen menjadi Rp40.600 per kilogram. Daging sapi kualitas I turun 4,53 persen menjadi Rp141.200 per kilogram, sementara kualitas II turun 4,61 persen ke Rp133.600 per kilogram.
Di kelompok gula, harga gula pasir premium tercatat stabil di Rp20.150 per kilogram. Gula pasir lokal justru turun tipis 0,26 persen menjadi Rp19.050 per kilogram.
Harga minyak goreng menunjukkan tren kenaikan. Minyak goreng curah naik 2,48 persen menjadi Rp20.650 per kilogram. Minyak goreng kemasan bermerek I naik 2,59 persen menjadi Rp23.800 per kilogram.
Sementara itu, minyak goreng kemasan bermerek II justru turun 2,69 persen menjadi Rp21.700 per kilogram.
Berita Terkait
-
H+5 Lebaran, Harga Pangan Mulai Turun: Cabai Rawit dari Rp110 Ribu ke Rp90 Ribu Per Kilogram
-
Harga Pangan Nasional 25 Maret 2026: Cabai hingga Daging Sapi Masih Mahal
-
Harga Pangan Nasional Hari Ini: Cabai Rawit Tembus Rp110.750 per Kg, Beras dan Telur Ikut Bergerak
-
Mentan: Stok dan Harga Pangan Stabil saat Lebaran
-
Harga Pangan Masih Meroket Jelang Lebaran, Cabai Rawit Merah Sentuh Rp125.850 Per Kilogram
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- Berapa Harga Sepatu Lari Ortuseight Ori? Ini 5 Pilihan Bagus untuk Daily Run
Pilihan
Terkini
-
BRI Dorong Inklusi Keuangan dan UMKM Lewat Teras Kapal di 4 Wilayah Kepulauan
-
Silmy Karim Dicopot dari Komisaris PT Telkom
-
Borong Penghargaan HR Asia 2026, PT Pegadaian Jadi Best Company to Work For in Asia untuk ke-8 Kali
-
Dorong Kenyamanan Wisata Bali, BTN Ekspansif Dorong Bale Untuk Permudah Transaksi
-
RUPS PT Telkom Setujui Dividen Rp21,9 Triliun dan Buyback Saham Rp4 Triliun
-
Hak Ekspor CPO Milik Eksportir Masih Berlaku, Tak Direbut PT DSI
-
OJK dan CFX Dorong Inovasi dan Regulasi Adaptif di Industri Aset Kripto
-
CFX Gandeng Sejumlah Perguruan Tinggi Perkuat Literasi Aset Kripto dan Blockchain Nasional
-
IDRX: Stablecoin Rupiah Penting untuk Menjaga Kedaulatan Digital Indonesia
-
Regulasi Kripto Sudah di Level UU, DPR Sebut Indonesia Selangkah Lebih Maju