- Panel Harga Pangan Bank Indonesia melaporkan variasi harga komoditas pokok nasional pada Selasa, 15 April 2026.
- Harga beras kualitas bawah dan super serta minyak goreng mengalami kenaikan tipis di pasar nasional.
- Komoditas cabai, bawang, daging ayam, dan telur ayam ras mencatatkan penurunan harga di berbagai daerah.
Suara.com - Pergerakan harga pangan nasional pada Selasa (15/4/2026) menunjukkan tren yang bervariasi di sejumlah komoditas utama. Data dari Panel Harga Pangan Bank Indonesia memperlihatkan sebagian bahan pokok mengalami penurunan, sementara beberapa lainnya mulai merangkak naik.
Harga beras sebagai komoditas utama tercatat mengalami kenaikan tipis. Beras kualitas bawah I dan II masing-masing berada di level Rp14.550 per kilogram, dengan kenaikan sekitar 0,34 persen atau Rp50.
Sementara itu, beras kualitas medium I berada di harga Rp16.050 per kilogram dan medium II di Rp15.900 per kilogram, yang keduanya tercatat relatif stabil tanpa perubahan signifikan.
Di sisi lain, beras kualitas super I mengalami kenaikan menjadi Rp17.350 per kilogram atau naik 0,29 persen. Sedangkan kualitas super II tercatat di Rp16.850 per kilogram dengan kondisi harga tetap.
Komoditas hortikultura justru menunjukkan tren penurunan harga yang cukup terasa. Cabai merah besar turun menjadi Rp45.550 per kilogram atau melemah 0,76 persen.
Cabai merah keriting juga mengalami penurunan lebih dalam, yakni 1,76 persen menjadi Rp44.700 per kilogram. Penurunan serupa terjadi pada cabai rawit hijau yang turun 3,27 persen ke level Rp51.750 per kilogram.
Bahkan, cabai rawit merah yang sebelumnya sempat tinggi kini terkoreksi cukup tajam. Harganya turun 10,1 persen menjadi Rp77.450 per kilogram.
Dari kelompok protein hewani, harga daging ayam ras segar turun menjadi Rp40.800 per kilogram atau melemah 2,97 persen. Daging sapi kualitas II juga turun 0,07 persen ke level Rp139.950 per kilogram.
Namun, daging sapi kualitas I justru mengalami kenaikan tipis sebesar 0,07 persen menjadi Rp147.800 per kilogram, menunjukkan adanya tekanan harga di segmen tertentu.
Baca Juga: Lonjakan Harga Pangan Nasional, Cabai Naik hingga 18 Persen
Untuk komoditas bumbu dapur, bawang merah tercatat turun 1,37 persen menjadi Rp46.700 per kilogram. Bawang putih juga mengalami penurunan sebesar 1,11 persen ke harga Rp40.000 per kilogram.
Sementara itu, gula konsumsi menunjukkan pergerakan yang cenderung stabil dengan kecenderungan naik tipis. Gula pasir premium berada di Rp20.200 per kilogram atau naik 0,25 persen, sedangkan gula pasir lokal di Rp19.100 per kilogram atau naik 0,26 persen.
Harga minyak goreng juga mengalami kenaikan. Minyak goreng curah naik menjadi Rp20.100 per kilogram atau naik 0,75 persen. Minyak goreng kemasan bermerek I tercatat di Rp23.400 per kilogram atau naik 1,25 persen, sedangkan kemasan bermerek II naik 1,35 persen menjadi Rp22.450 per kilogram.
Di komoditas telur, harga telur ayam ras segar turun 1,07 persen menjadi Rp32.450 per kilogram, melanjutkan tren pelemahan dalam beberapa hari terakhir.
Berita Terkait
-
H+5 Lebaran, Harga Pangan Mulai Turun: Cabai Rawit dari Rp110 Ribu ke Rp90 Ribu Per Kilogram
-
Harga Pangan Nasional 25 Maret 2026: Cabai hingga Daging Sapi Masih Mahal
-
Harga Pangan Nasional Hari Ini: Cabai Rawit Tembus Rp110.750 per Kg, Beras dan Telur Ikut Bergerak
-
Mentan: Stok dan Harga Pangan Stabil saat Lebaran
-
Harga Pangan Masih Meroket Jelang Lebaran, Cabai Rawit Merah Sentuh Rp125.850 Per Kilogram
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- Berapa Harga Sepatu Lari Ortuseight Ori? Ini 5 Pilihan Bagus untuk Daily Run
Pilihan
Terkini
-
BRI Dorong Inklusi Keuangan dan UMKM Lewat Teras Kapal di 4 Wilayah Kepulauan
-
Silmy Karim Dicopot dari Komisaris PT Telkom
-
Borong Penghargaan HR Asia 2026, PT Pegadaian Jadi Best Company to Work For in Asia untuk ke-8 Kali
-
Dorong Kenyamanan Wisata Bali, BTN Ekspansif Dorong Bale Untuk Permudah Transaksi
-
RUPS PT Telkom Setujui Dividen Rp21,9 Triliun dan Buyback Saham Rp4 Triliun
-
Hak Ekspor CPO Milik Eksportir Masih Berlaku, Tak Direbut PT DSI
-
OJK dan CFX Dorong Inovasi dan Regulasi Adaptif di Industri Aset Kripto
-
CFX Gandeng Sejumlah Perguruan Tinggi Perkuat Literasi Aset Kripto dan Blockchain Nasional
-
IDRX: Stablecoin Rupiah Penting untuk Menjaga Kedaulatan Digital Indonesia
-
Regulasi Kripto Sudah di Level UU, DPR Sebut Indonesia Selangkah Lebih Maju