- Harga berbagai komoditas pangan nasional melonjak secara signifikan pada Selasa, 14 April 2026, berdasarkan data resmi PIHPS Bank Indonesia.
- Lonjakan harga terjadi pada cabai, bawang, beras, minyak goreng, telur ayam ras, serta gula pasir di seluruh wilayah Indonesia.
- Daging sapi kualitas satu dan dua serta cabai rawit merah menjadi komoditas yang mengalami penurunan harga pada hari tersebut.
Suara.com - Harga sejumlah komoditas pangan nasional kembali mengalami kenaikan signifikan pada Selasa (14/4/2026). Lonjakan harga terjadi pada komoditas strategis seperti cabai, minyak goreng, hingga telur ayam ras.
Data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPS) Bank Indonesia menunjukkan cabai menjadi komoditas dengan kenaikan paling mencolok.
Cabai merah besar tercatat naik 18,41 persen atau Rp8.450 menjadi Rp54.350 per kilogram. Sementara cabai merah keriting naik 13,41 persen atau Rp6.100 menjadi Rp51.600 per kilogram.
Kenaikan juga terjadi pada bawang merah ukuran sedang yang naik 12,57 persen atau Rp5.950 menjadi Rp53.300 per kilogram. Bawang putih ukuran sedang turut naik 8,03 persen atau Rp3.250 menjadi Rp43.700 per kilogram.
Di sisi lain, harga beras juga menunjukkan tren kenaikan. Beras kualitas bawah I naik 10,69 persen atau Rp1.550 menjadi Rp16.050 per kilogram, sementara beras kualitas bawah II naik 7,22 persen atau Rp1.050 menjadi Rp15.600 per kilogram.
Kenaikan harga juga terjadi pada beras kualitas medium dan premium. Beras medium I naik 2,18 persen atau Rp350 menjadi Rp16.400 per kilogram, sedangkan beras premium I naik 0,58 persen atau Rp100 menjadi Rp17.400 per kilogram.
Selain itu, harga minyak goreng mengalami kenaikan cukup signifikan. Minyak goreng curah naik 9,77 persen atau Rp1.950 menjadi Rp21.900 per kilogram, sedangkan minyak goreng kemasan bermerek I melonjak 13,85 persen atau Rp3.200 menjadi Rp26.300 per kilogram.
Minyak goreng kemasan bermerek II juga tercatat naik 13,32 persen atau Rp2.950 menjadi Rp25.100 per kilogram. Kenaikan ini menunjukkan tekanan harga pada komoditas kebutuhan rumah tangga masih berlangsung.
Komoditas lain yang mengalami kenaikan adalah telur ayam ras segar yang naik 11,26 persen atau Rp3.700 menjadi Rp36.500 per kilogram. Sementara gula pasir premium naik 10,17 persen atau Rp2.050 menjadi Rp22.200 per kilogram.
Baca Juga: Harga Minyak Goreng Makin Mahal, Telur dan Cabai Rawit Bagaimana?
Meski sebagian besar komoditas naik, beberapa harga tercatat mengalami penurunan. Daging sapi kualitas I turun 2,17 persen atau Rp3.200 menjadi Rp144.500 per kilogram, sedangkan daging sapi kualitas II turun 1,96 persen atau Rp2.700 menjadi Rp137.300 per kilogram.
Harga cabai rawit merah juga turun 5,05 persen atau Rp4.350 menjadi Rp81.800 per kilogram. Penurunan ini menjadi salah satu penahan lonjakan harga di kelompok komoditas hortikultura.
Berita Terkait
-
Harga Pangan Nasional 25 Maret 2026: Cabai hingga Daging Sapi Masih Mahal
-
Harga Pangan Nasional Hari Ini: Cabai Rawit Tembus Rp110.750 per Kg, Beras dan Telur Ikut Bergerak
-
Mentan: Stok dan Harga Pangan Stabil saat Lebaran
-
Harga Pangan Masih Meroket Jelang Lebaran, Cabai Rawit Merah Sentuh Rp125.850 Per Kilogram
-
Pemerintah Akan Kenakan Pajak Tambahan untuk Perusahaan yang Untung Berlipat Akibat Konflik di Teluk
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- Berapa Harga Sepatu Lari Ortuseight Ori? Ini 5 Pilihan Bagus untuk Daily Run
Pilihan
Terkini
-
BRI Dorong Inklusi Keuangan dan UMKM Lewat Teras Kapal di 4 Wilayah Kepulauan
-
Silmy Karim Dicopot dari Komisaris PT Telkom
-
Borong Penghargaan HR Asia 2026, PT Pegadaian Jadi Best Company to Work For in Asia untuk ke-8 Kali
-
Dorong Kenyamanan Wisata Bali, BTN Ekspansif Dorong Bale Untuk Permudah Transaksi
-
RUPS PT Telkom Setujui Dividen Rp21,9 Triliun dan Buyback Saham Rp4 Triliun
-
Hak Ekspor CPO Milik Eksportir Masih Berlaku, Tak Direbut PT DSI
-
OJK dan CFX Dorong Inovasi dan Regulasi Adaptif di Industri Aset Kripto
-
CFX Gandeng Sejumlah Perguruan Tinggi Perkuat Literasi Aset Kripto dan Blockchain Nasional
-
IDRX: Stablecoin Rupiah Penting untuk Menjaga Kedaulatan Digital Indonesia
-
Regulasi Kripto Sudah di Level UU, DPR Sebut Indonesia Selangkah Lebih Maju