Si-Pemersatu, Digitalisasi Pemeliharaan Alat Medis Umum yang Ramah Lingkungan
Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dungus menciptakan inovasi bernama Si-Pemersatu, Sistem Informasi Pengelolaan dan Pemeliharaan Sarana (Alat Medis Umum). Inovasi ini bertujuan untuk digitalisasi pengelolaan dan pemeliharaan alat medis umum sehingga lebih ramah lingkungan.
Teknisi Elektromedis Terampil RSUD Dungus, Rio Nugroho Febrianto, A.Md.TEM. memaparkan bahwa sebelumnya di RSUD Dungus masih banyak alat elektromedis yang belum terdata, tercatat, dan teridentifikasi dengan baik sehingga rawan tertukar dengan ruangan lain.
“Teknisi elektromedis juga kesulitan saat inspeksi, pemeliharaan, perbaikan, dan kalibrasi karena kurang mengetahui riwayat dan identifikasinya yang disebabkan sering hilangnya kartu inventaris yang ada di setiap alat medis,” jelas inisiator Si-Pemersatu ini, pada Rabu, 8 Mei 2024.

Selain itu, jelas Rio, konsumsi kertas yang digunakan untuk panduan alat, checklist pemantauan, dan pemeliharaan membutuhkan jumlah yang sangat banyak.
Maka, Rio berharap Si-Pemersatu dapat mengatasi masalah-masalah itu. “Karena terdapat barcode yang di dalamnya ada sebuah link dari Google spreadsheet. Isi spreadsheet itu di antaranya SPO (Standar Prosedur Operasional) pengoperasian, SPO pemeliharaan, checklist pemantauan, dan pemeliharaan preventif, serta riwayat perbaikan alat medis,” bebernya.
Lanjut Rio, teknisi elektromedis dapat mengisi Google Form setelah melakukan pemantauan dan pemeliharaan preventif alat medis sesuai jadwal yang telah ditentukan pada checklist, serta pencatatan setelah dilakukan perbaikan.

“User/pengguna, karyawan rumah sakit, dan penunggu pasien/masyarakat umum juga dapat melihat isi dari barcode melalui smartphone, sehingga dapat mengetahui alat medis tersebut dalam kondisi siap pakai,” ujarnya.
Selain itu, tambah Rio, Si-Pemersatu juga sebagai evaluasi kepatuhan teknisi elektromedis dalam pengisian checklist pemantauan dan pemeliharaan preventif alat medis pada form google spreadsheet.
“Semoga Si-Pemersatu dapat meningkatkan mutu pelayanan penunjang kesehatan, yaitu pemeliharaan alat medis di RSUD Dungus. Juga meningkatkan pemahaman pasien dan keluarga pasien terkait kelayakan peralatan medis yang digunakan untuk diagnosa/terapi dengan men-scan barcode,” tutup Rio.
Perlu diketahui, RSUD Dungus berlokasi di Jl Raya Dungus-Wungu, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, Jawa Timur. RS tipe C milik Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) ini melayani pasien umum dan BPJS Kesehatan.
Leave a Reply