Sekar Anindyah Lamase | Oktavia Ningrum
The Summons (Dok.Pribadi/Oktavia)
Oktavia Ningrum

Nama John Grisham hampir selalu identik dengan novel hukum yang penuh intrik, ruang sidang yang menegangkan, dan pertarungan intelektual para pengacara. Dalam The Summons, ia mengajak pembaca menyelami misteri keluarga, rahasia warisan, dan pergulatan moral yang tidak kalah menegangkan.

Novel ini berbicara tentang keluarga, penyesalan, keserakahan, dan hubungan seorang anak dengan ayahnya. Bagi pembaca yang ingin melihat sisi lain dari John Grisham di luar dunia persidangan yang selama ini menjadi ciri khasnya, novel ini cocok buat kamu baca. 

Sinopsis Novel

Ray Atlee, seorang profesor hukum di University of Virginia yang berusia 43 tahun. Hidup Ray tampak mapan dari luar, tetapi sebenarnya sedang berantakan. Ia baru saja mengalami perceraian dan masih berusaha menerima perubahan besar dalam hidupnya. Hubungannya dengan keluarga pun tidak bisa dikatakan harmonis.

Ayahnya, yang dikenal sebagai Hakim Atlee, adalah sosok yang sangat dihormati di Clanton, Mississippi. Selama puluhan tahun, sang hakim dikenal sebagai figur yang adil, tegas, dan berintegritas tinggi. Namun di masa tuanya, ia hidup menyendiri dalam rumah keluarga yang mulai lapuk dimakan usia. Kondisi kesehatannya terus menurun akibat kanker, diabetes, dan berbagai penyakit komplikasi lainnya.

Suatu hari, Ray dan adiknya, Forrest, menerima surat panggilan resmi dari sang ayah. Surat itu meminta mereka pulang ke Clanton untuk membahas urusan warisan keluarga. Ray datang dengan perasaan enggan. Selain karena hubungan yang renggang dengan ayahnya, ia juga tidak berharap banyak terhadap warisan yang akan diterimanya. Rumah tua keluarga dan sedikit tabungan tampaknya menjadi satu-satunya peninggalan yang mungkin tersisa.

Namun setibanya di rumah, Ray menemukan sesuatu yang mengejutkan. Sang ayah telah meninggal dunia sebelum pertemuan keluarga sempat berlangsung. Di tengah kesedihan dan keterkejutannya, Ray menemukan sebuah rahasia yang sama sekali tidak pernah ia bayangkan: tumpukan uang tunai senilai lebih dari tiga juta dolar yang tersimpan rapi di dalam rumah.

Penemuan itu menjadi awal dari misteri besar yang menggerakkan seluruh cerita.

Masalahnya bukan hanya jumlah uang yang fantastis. Yang jauh lebih membingungkan adalah asal-usul uang tersebut. Hakim Atlee dikenal sebagai hakim yang jujur dan tidak pernah hidup bermewah-mewahan. Secara logika, tidak mungkin ia mampu mengumpulkan uang sebanyak itu dari gaji dan dana pensiunnya.

Ray kemudian mengambil keputusan yang akan mengubah hidupnya. Ia menyembunyikan keberadaan uang tersebut sambil berusaha mencari tahu dari mana asalnya. Namun semakin jauh penyelidikannya, semakin besar pula ancaman yang datang menghampirinya.

Seseorang tampaknya mengetahui rahasia itu.

Ray mulai menerima berbagai bentuk teror misterius. Yang membuat situasi semakin menegangkan, sosok tersebut seolah selalu mengetahui keberadaannya, bahkan ketika Ray berpindah tempat untuk bersembunyi. Dari sinilah The Summons berubah menjadi thriller psikologis yang membuat pembaca terus menerka siapa sebenarnya dalang di balik semua ancaman itu.

Kelebihan dan Kekurangan

Salah satu kekuatan terbesar novel ini terletak pada karakter-karakternya. Selain Ray, tokoh yang paling menarik perhatian adalah Forrest Atlee. Sebagai adik Ray, Forrest memiliki reputasi yang jauh lebih buruk. Ia adalah pecandu alkohol dan narkoba yang selama bertahun-tahun keluar masuk pusat rehabilitasi.

Namun Forrest bukan sekadar karakter pendamping. Ia digambarkan sebagai sosok yang sulit ditebak. Dalam satu kesempatan ia tampak sungguh-sungguh ingin memperbaiki hidupnya, tetapi beberapa saat kemudian ia bisa kembali membuat keputusan yang merusak dirinya sendiri. Ketidakpastian inilah yang membuat kehadirannya selalu menarik untuk diikuti.

Bagi pembaca yang mengharapkan drama persidangan seperti karya-karya Grisham lainnya, The Summons mungkin terasa berbeda. Novel ini tidak dipenuhi perdebatan hukum di ruang sidang atau strategi litigasi yang rumit. Fokus utamanya justru terletak pada misteri keluarga, rahasia masa lalu, dan dilema moral yang dihadapi tokoh utama.

Meski alurnya cukup mudah ditebak, Grisham tetap berhasil menjaga ketegangan hingga halaman-halaman terakhir. Ditambah dengan beberapa kejutan yang muncul menjelang akhir cerita, novel ini tetap menawarkan pengalaman membaca yang memuaskan.

Identitas Buku

  • Judul: The Summons
  • Penulis: John Grisham
  • Tahun Terbit: 2011
  • Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
  • Tebal : 432 halaman
  • ISBN : 978-979-22-6188-2
  • Kategori: Fiksi, Misteri, Hukum, Drama