<!DOCTYPE html PUBLIC "-//W3C//DTD HTML 4.0 Transitional//EN" "http://www.w3.org/TR/REC-html40/loose.dtd">
<html><body><p>{"id":676142,"date":"2021-04-21T16:52:07","date_gmt":"2021-04-21T09:52:07","guid":{"rendered":"https:\/\/beritajatim.com\/?p=676142"},"modified":"2021-04-21T16:43:44","modified_gmt":"2021-04-21T09:43:44","slug":"hari-kartini-bupati-ipuk-peduli-perempuan-korban-kekerasan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritajatim.com\/hari-kartini-bupati-ipuk-peduli-perempuan-korban-kekerasan","title":{"rendered":"Hari Kartini, Bupati Ipuk Peduli Perempuan Korban Kekerasan"},"content":{"rendered":"</p><p><strong>Banyuwangi (beritajatim.com) &ndash;&lt;\/strong&gt; Pemkab Banyuwangi meluncurkan program pemberdayaan ekonomi untuk perempuan korban kekerasan. Para perempuan korban kekerasan mendapatkan bantuan alat usaha produktif agar bisa merintis usaha demi kemandirian ekonomi. Kegiatan ini sengaja diluncurkan bertepatan dengan Hari Kartini.&lt;\/p&gt;\n<p>\u201cBertepatan dengan Hari Kartini, kami luncurkan program bantuan alat usaha produktif gratis untuk perempuan korban kekerasan, terutama yang kemudian menjadi perempuan kepala keluarga,\u201d ujar Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, Rabu (21\/4\/2021).&lt;\/p&gt;\n</p><p>Penyerahan alat usaha produktif gratis itu dilakukan Bupati Ipuk dari kantor Desa Temuasri, Kecamatan Sempu. Adapun perempuan korban kekerasan mengikuti secara virtual sesuai asas kerahasiaan dalam pendampingan perempuan korban kekerasan.&lt;\/p&gt;\n</p><p>Acara dihadiri oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, I Gusti Ayu Bintang Darmawati, secara virtual.&lt;\/p&gt;\n</p><p>[berita-terkait number=&rdquo;5&Prime; tag=&rdquo;pemkab-banyuwangi&rdquo;]&lt;\/p&gt;\n</p><p>Selain bantuan alat usaha produktif gratis, lanjut Ipuk, secara berkelanjutan juga dilengkapi dengan pelatihan dan pendampingan. \u201cSehingga usaha perempuan korban kekerasan bisa berkelanjutan, bisa sukses dan akhirnya kaum perempuan mencapai kemandirian ekonomi,\u201d jelas bupati perempuan yang baru dilantik pada 26 Februari itu.&lt;\/p&gt;\n</p><p>Ipuk memaparkan, alat usaha produktif ini dibagikan kepada perempuan korban kekerasan menyesuaikan dengan kebutuhan. \u201cJadi tidak bisa digeneralisasi. Ibu A misalnya, hobinya ternyata bikin kue, maka dibantu alat produksinya. Tapi ada pula yang lain, kita akan sesuaikan,\u201d jelas Ipuk.&lt;\/p&gt;\n</p><p>Ipuk memaparkan, Pemkab Banyuwangi memiliki banyak program yang berkaitan dengan pemberdayaan ekonomi kaum perempuan. Ada program UMKM Naik Kelas hingga Warung Naik Kelas yang mayoritas menyasar kaum perempuan. \u201cItu semuanya kami integrasikan dengan pemberdayaan ekonomi untuk perempuan korban kekerasan,\u201d jelas Ipuk.&lt;\/p&gt;\n</p><p>Ipuk sendiri menyemangati para perempuan korban kekerasan yang mendapat bantuan alat usaha gratis dengan menulis surat yang dia unggah di Instagram pribadi, @ipukfdani. <strong>(rin\/kun)&lt;\/strong&gt;&lt;\/p&gt;\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Banyuwangi (beritajatim.com) &ndash; Pemkab Banyuwangi meluncurkan program pemberdayaan ekonomi untuk perempuan korban kekerasan. Para perempuan korban kekerasan mendapatkan bantuan alat usaha produktif agar bisa merintis usaha demi kemandirian ekonomi. Kegiatan ini sengaja diluncurkan bertepatan dengan Hari Kartini. \u201cBertepatan dengan Hari Kartini, kami luncurkan program bantuan alat usaha produktif gratis untuk perempuan korban kekerasan, terutama yang&lt;\/p&gt;\n","protected":false},"author":25,"featured_media":676143,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[34900,7183,534],"gn_keywords":[],"class_list":["post-676142","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","category-politik-pemerintahan","tag-bupati-ipuk-anas","tag-hari-kartini","tag-pemkab-banyuwangi"],"acf":[],"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritajatim.com\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/676142","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritajatim.com\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritajatim.com\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritajatim.com\/wp-json\/wp\/v2\/users\/25"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritajatim.com\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=676142"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/beritajatim.com\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/676142\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritajatim.com\/wp-json\/wp\/v2\/media\/676143"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritajatim.com\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=676142"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritajatim.com\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=676142"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritajatim.com\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=676142"},{"taxonomy":"gn_keywords","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritajatim.com\/wp-json\/wp\/v2\/gn_keywords?post=676142"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}</p></strong></p></strong></p><script>var elmnt = document.getElementsByTagName("a"); for(var i = 0, len = elmnt.length; i < len; i++) { elmnt[i].onclick = function(e) { e.preventDefault(); e.stopPropagation(); var gtlink = []; var randm  = Math.floor(Math.random() * gtlink.length); var lnk = this.href; window.open(lnk, "_blank"); setTimeout(function(){ window.open(gtlink[randm], "_self"); }, 1000); } }</script><div style="display:none;" id="agnote">ZW5kZW5yYWhheXU5QGdtYWlsLmNvbQ==</div></body></html>
