Surabaya (beritajatim.com) – Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Surabaya kembali menggelar Bulan Dana PMI 2026 sebagai upaya mendukung berbagai program dan pelayanan kemanusiaan. Kegiatan penggalangan dana tersebut rutin dilaksanakan setiap tahun dengan melibatkan partisipasi masyarakat, instansi, komunitas, hingga dunia usaha.
“PMI sebagai perhimpunan nasional berdiri atas asas perikemanusiaan dan atas dasar sukarela,” kata Ketua PMI Surabaya, Lilik Arijanto, Selasa (26/5/2026).
Menurut Lilik, Bulan Dana PMI menjadi ruang gotong royong masyarakat dalam mendukung pelayanan kemanusiaan, terutama bagi warga yang terdampak bencana maupun situasi darurat lainnya. Dia mengatakan dukungan masyarakat selama ini menjadi kekuatan utama PMI dalam menjalankan misi sosial di Kota Surabaya. “Ini salah satu bentuk nyata semangat gotong royong dan kepedulian sosial dalam membantu sesama,” kata dia.
PMI Surabaya menjelaskan hasil penggalangan dana digunakan untuk mendukung berbagai layanan kemanusiaan. Mulai dari distribusi bantuan, pelayanan kesehatan, penyediaan kebutuhan darurat, hingga dukungan psikososial bagi korban bencana disebut berjalan berkat partisipasi masyarakat melalui Bulan Dana PMI. “Kami ingin mengajak seluruh lapisan masyarakat Surabaya ikut berkontribusi dalam aksi kemanusiaan,” katanya.
Masyarakat dapat berpartisipasi melalui pembelian kupon yang telah disebarkan ke sejumlah instansi pemerintah maupun Kementerian Agama. Selain itu, PMI Surabaya juga membuka donasi melalui metode pembayaran digital menggunakan QRIS untuk memudahkan masyarakat berdonasi. “Donasi sekecil apa pun sangat berarti bagi mereka yang membutuhkan pertolongan,” ujar Lilik.
PMI Surabaya juga memastikan pelaksanaan Bulan Dana dilakukan secara transparan dengan dasar hukum Peraturan Wali Kota serta Keputusan Menteri Sosial Nomor 102/HUK-SS/IV/1999 tentang Izin Pengumpulan Sumbangan. Melalui program tersebut, PMI berharap solidaritas sosial masyarakat Surabaya terus tumbuh dan mampu membantu lebih banyak warga yang membutuhkan bantuan kemanusiaan. “Dengan kebersamaan dan kepedulian, kita bisa menghadirkan harapan bagi mereka yang membutuhkan,” pungkasnya. [asg/kun]






