Surabaya (beritajatim.com) – Persija Jakarta tampil dominan saat menjamu Persebaya Surabaya di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Sabtu (11/4/2026) malam. Macan Kemayoran membungkam Bajul Ijo dengan skor telak 3-0.
Sejak awal pertandingan, Persebaya Surabaya memilih bermain lebih hati-hati dengan tempo yang cenderung lambat. Strategi tersebut bertujuan meredam agresivitas tuan rumah sekaligus mencari celah untuk membangun serangan. Namun, tekanan tinggi Persija langsung memaksa lini belakang Bajol Ijo bekerja keras.
Momentum krusial terjadi pada menit ke-16 ketika wasit menunjuk titik putih usai Milos Raickovic dinilai melakukan pelanggaran di dalam kotak penalti. Keputusan tersebut diambil setelah peninjauan VAR. Allano yang maju sebagai algojo sukses menjalankan tugasnya dan membawa Persija unggul 1-0.
Tertinggal satu gol, Persebaya meningkatkan intensitas serangan. Namun, disiplin lini belakang Persija membuat upaya demi upaya yang dibangun sulit berkembang menjadi peluang matang.
Peluang terbaik Persebaya di babak pertama hadir pada menit ke-25 melalui situasi sepak pojok. Umpan Rivera sempat menciptakan kemelut di depan gawang, tetapi berhasil disapu oleh pemain bertahan Persija.
Empat menit berselang, Persebaya sempat mencetak gol lewat Mihailo Perovic. Namun, wasit menganulir gol tersebut karena posisi offside, membuat kedudukan tetap tidak berubah. Skor 1-0 untuk keunggulan Persija bertahan hingga turun minum.
Di babak kedua, Persebaya mencoba tampil lebih agresif. Namun, rapatnya pertahanan Persija membuat skema serangan Bajul Ijo mudah dipatahkan.
Alih-alih menyamakan kedudukan, Persebaya justru kembali kebobolan pada menit ke-54. Eksel Runtukahu berhasil menggandakan keunggulan Persija menjadi 2-0.
Persija semakin di atas angin setelah Eksel Runtukahu mencetak gol keduanya pada menit ke-77. Gol tersebut memperlebar jarak menjadi 3-0 sekaligus memastikan dominasi tuan rumah.
Dalam kondisi tertinggal jauh, Persebaya terus berupaya menekan hingga menit akhir. Namun, solidnya lini pertahanan Persija membuat seluruh upaya tersebut tidak membuahkan hasil. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 3-0 untuk kemenangan Persija Jakarta tetap bertahan. (faw/kun)






