Surabaya (beritajatim.com) – Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) menempati peringkat keempat nasional untuk kategori Industrial and Manufacturing Engineering versi Scimago Institutions Rankings (SIR). Kampus ini menjadi satu-satunya politeknik di antara 26 perguruan tinggi papan atas.
Direktur PENS, Arif Irwansyah menyebut hasil ini membuktikan posisi institusinya sebagai perguruan tinggi sains terapan atau vokasi. Kemampuan PENS kini terbukti setara dengan deretan universitas serta institut lain di Indonesia.
“Ini meneguhkan posisi PENS sebagai perguruan tinggi sains terapan (vokasi), yang ternyata sejajar juga dengan perguruan tinggi seperti Universitas dan Institut, utamanya di kategori bidang Industrial and Manufacturing Engineering,” kata Arif, Rabu (27/5/2026).
Arif menambahkan, kualitas mahasiswa serta riset yang dikembangkan kampusnya memiliki standar keluaran yang seimbang. Fokus pengajaran pada bidang teknik elektro dan turunannya memberi keunggulan tersendiri bagi masyarakat yang ingin melanjutkan studi.
“Sebagai politeknik yang memfokuskan pada bidang teknik elektro beserta turunannya, PENS memiliki keunggulan di beberapa bidang. Dan ini bisa jadi pertimbangan masyarakat dalam pilihan tujuan studi lanjut maupun pengembangan potensi,” lanjutnya.
Manajemen PENS terus berupaya menambah tiga program studi baru serta memperkuat riset terapan. Institusi ini juga memperluas sarana prasarana sekaligus menambah program pascasarjana terapan pada jenjang magister hingga doktoral.
“Meski belum bisa setara dengan universitas maupun institut, namun PENS telah melakukan pengembangan riset yang mengarah pada dampak,” ungkap Arif.
Capaian ini didorong oleh kolaborasi seluruh sivitas akademika. Arif berharap masyarakat semakin memahami kontribusi nyata politeknik lewat berbagai pencapaian yang dihasilkan mahasiswa, dosen, serta seluruh tenaga kependidikan.
Peningkatan prestasi ini berdampak langsung pada lonjakan minat calon mahasiswa baru. Wakil Direktur Bidang Akademik PENS, Moch. Zen Samsono Hadi menjelaskan adanya kenaikan jumlah pendaftar lewat jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2026.
“Pada seleksi tahun 2026 ini, jumlah peminat PENS pada seleksi jalur SNBT meningkat sebesar 19,2 persen dibandingkan tahun sebelumnya, dengan total jumlah peminat mencapai 15.336 orang,” kata Zen.
Total pendaftar yang lolos seleksi tercatat sebanyak 823 mahasiswa. Mereka terbagi ke dalam 23 program studi yang tersedia. Saat ini, kampus masih membuka kesempatan lewat seleksi jalur mandiri sebagai tahapan akhir penerimaan.
Gelombang pertama seleksi mandiri berbasis tes Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) dibuka hingga 4 Juni mendatang. Sementara itu, pendaftaran gelombang kedua untuk jalur prestasi akan ditutup pada 23 Juni.
“Jalur mandiri PENS rencananya akan kami buka hingga 3 gelombang, jika pada 2 gelombang sebelumnya belum terpenuhi. Sebaiknya pendaftar mengikuti 2 gelombang jalur seleksi mandiri awal,” tandas Zen. [ipl/ted]






