Sumenep (beritajatim.com) – Sebanyak 1.356 orang jemaah haji Kabupaten Sumenep dilepas secara simbolis oleh Wakil Bupati Imam Hasyim pada Kamis (7/5/2026) di Gedung Korpri.
“Selamat menunaikan ibadah haji. Semoga diberikan kesehatan yang sempurna, serta kelancaran dalam menjalankan ibadah, dan menjadi haji mabrur,” katanya.
Jemaah haji Sumenep tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 77, 78, 79, dan 81. Selain itu, juga ada 8 jemaah tambahan yang bergabung dengan kloter 68, 71, 72, dan 76, masing-masing kloter 2 orang.
“Menjadi jemaah haji itu berarti kita tamu Allah. Sebagai tamu, harus berakhlak dan beretika. Lepaskan dan hindari keangkuhan, sifat tamak dan rakus,” ujar Wabup.
Menurutnya, ibadah haji tidak sama dengan ibadah lain. Jemaah harus mengikuti tuntunan yang disampaikan pembimbing.
“Toro’ oca’ ka petugas, makle tak posang (nurut ke petugas, biar tidak bingung). Jangan bikin aturan sendiri, jangan kira-kira sendiri,” ungkap Imam dalam Bahasa Madura.
Ia berharap para jemaah haji menjaga kesehatan, mengingat ibadah haji juga memerlukan fisik yang kuat dan sehat.
“Jaga daya tahan tubuh, mengingat ada perbedaan cuaca antara Indonesia dan Arab Saudi. Bagi para petugas haji dan pembimbing ibadah haji, berikan pelayanan terbaik bagi jemaah, terutama lansia yang butuh perhatian serius. Jadilah pendamping yang sabar, humanis,” ucapnya.
Sesuai jadwal, pemberangkatan Jemaah Haji Kabupaten Sumenep 2026 dari GOR A. Yani Pangligur Sumenep dilaksanakan pada Senin (11/5/2026) mulai pukul 03.00 WIB dini hari, dengan menggunakan bus menuju Asrama Haji Sukolilo Surabaya. [tem/suf]






