Bondowoso (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten Bondowoso menerima bantuan program Corporate Social Responsibility (CSR) dari PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim). Bantuan tersebut disalurkan dalam bentuk pembangunan tugu batas kota di Kecamatan Curahdami sebagai upaya memperindah tata kota sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.
Penyaluran CSR ini merupakan bentuk sinergi antara sektor perbankan dan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan di wilayah Bondowoso.
Bupati Bondowoso, Abdul Hamid Wahid, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kontribusi yang diberikan Bank Jatim. Menurutnya, bantuan ini menjadi wujud nyata kepedulian dunia usaha terhadap masyarakat sekaligus dukungan terhadap pembangunan daerah.
“CSR bukan hanya sekadar bentuk kepedulian sosial, tetapi juga merupakan investasi jangka panjang dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat, memperkuat ekonomi lokal, serta mendukung pembangunan yang berkelanjutan,” ujarnya, Kamis (23/04/2026).
Ia berharap program CSR yang disalurkan dapat benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di tingkat desa dan kelurahan.
Wakil Direktur Utama Bank Jatim, R. Arief Wicaksono, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Bupati Bondowoso beserta jajaran pemerintah daerah atas kepercayaan yang terus diberikan kepada Bank Jatim.
Menurutnya, pembangunan tugu batas kota tersebut tidak hanya berfungsi sebagai penanda wilayah, tetapi juga dilengkapi dengan area taman yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk meningkatkan kenyamanan dan keindahan lingkungan.
“CSR ini diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam penataan ruang serta memperkuat citra Kota Bondowoso dengan desain yang mencerminkan budaya, sejarah, dan ciri khas daerah,” ujarnya.
Pimpinan Cabang Bank Jatim Bondowoso, Heru Widodo, menegaskan bahwa penyaluran CSR ini merupakan bentuk komitmen Bank Jatim dalam mendukung pembangunan daerah dan memperkuat hubungan dengan pemerintah setempat.
“CSR ini kami salurkan dalam bentuk pembangunan tugu batas kota di Kecamatan Curahdami sebagai upaya memperindah tata kota Bondowoso sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar,” jelasnya.
Ia menambahkan, ke depan Bank Jatim akan terus berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Bondowoso terkait program CSR lanjutan agar tepat sasaran dan sesuai kebutuhan daerah.
“Kami akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah dalam menentukan program CSR berikutnya, sehingga benar-benar memberikan dampak positif bagi masyarakat,” pungkasnya.
Selain bantuan CSR, Bupati Bondowoso mengungkapkan bahwa ada beberapa bentuk kerja sama lain yang sedang didorong, termasuk digitalisasi pembayaran atau elektronifikasi transaksi.
“Kita berharap bahwa pemerintah daerah dan masyarakat sudah mulai masuk ke elektronifikasi transaksi. Kalau bisa cashless payment, jadi sama sekali tidak ada uang cash yang beredar tapi lewat transaksi digital, minimal less cash,” jelasnya.
Pemerintah Kabupaten Bondowoso akan mengadakan kegiatan sosialisasi bekerja sama dengan Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tentang literasi keuangan, digitalisasi, sekaligus praktik langsung di lapangan, termasuk penggunaan QRIS.
Dalam kesempatan yang sama, juga dilakukan penandatanganan kerja sama terkait penerbitan Kartu Kredit Pemerintah Daerah (KKPD) sebagai bagian dari upaya digitalisasi keuangan daerah guna meningkatkan transparansi dan akuntabilitas.
Sementara itu, Arief memaparkan perkembangan kinerja Bank Jatim yang terus menunjukkan tren positif. Hingga tahun 2025, Bank Jatim mencatatkan total aset sebesar Rp105 triliun, penyaluran kredit mencapai Rp67 triliun, serta penghimpunan dana pihak ketiga sebesar Rp78 triliun. Laba bersih yang dibukukan mencapai Rp1,546 triliun, menjadikannya sebagai salah satu Bank Pembangunan Daerah (BPD) dengan kinerja terbaik di Indonesia.
Pemerintah Kabupaten Bondowoso menyambut baik sinergi yang terus terjalin dengan Bank Jatim. Diharapkan kolaborasi ini dapat terus berlanjut dalam mendorong pembangunan daerah serta memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat. [awi/aje]






