- Posisi jendela dalam Feng Shui berfungsi sebagai mata rumah yang mengatur sirkulasi energi.
- Penempatan jendela harus diatur secara strategis untuk mengoptimalkan masuknya keberuntungan ke dalam hunian.
- Pemilik rumah perlu memperhatikan aspek kebersihan, keseimbangan jumlah, serta ketinggian jendela.
Suara.com - Dalam Feng Shui, jendela berperan sebagai “mata” rumah yang mengatur aliran Qi atau energi ke dalam hunian.
Posisi jendela yang tepat dapat mendatangkan cahaya, udara segar, serta keberuntungan, sementara penempatan yang salah justru bisa membuat energi cepat keluar atau menciptakan ketidakseimbangan.
Bagi masyarakat Indonesia yang tinggal di rumah tropis, mengoptimalkan posisi jendela sangat penting untuk menjaga harmoni, kesehatan, dan kesejahteraan keluarga.
Mengatur jendela bukan hanya soal estetika atau pencahayaan, tetapi juga tentang keseimbangan antara penerimaan dan penahanan energi.
Berikut lima tips yang bisa diterapkan saat merenovasi atau mendesain rumah.
1. Hindari Jendela Berhadapan Langsung dengan Pintu Utama
Posisi ini membuat Qi masuk dan langsung keluar kembali, sehingga rezeki dan peluang cenderung sulit bertahan di rumah.
Solusinya, pasang partisi, tirai tebal, atau rak tanaman untuk memperlambat aliran energi agar tersebar ke seluruh ruangan.
2. Pilih Arah Jendela yang Mendukung Elemen Rumah
Baca Juga: 8 Cara Feng Shui untuk Mendapatkan Jodoh, Mulai dari Menata Kamar hingga Dekorasi Rumah
Untuk mendatangkan keberuntungan finansial, arahkan jendela utama ke tenggara (arah kayu dan kekayaan).
Sementara itu, hindari terlalu banyak jendela di arah barat atau utara karena bisa membuat energi terasa dingin dan kurang stabil.
Sesuaikan dengan kebutuhan ruangan. Ruang tamu dan keluarga ideal menghadap timur atau selatan untuk cahaya pagi yang menyegarkan.
3. Jangan Letakkan Jendela Terlalu Rendah atau Terlalu Tinggi
Jendela yang terlalu rendah (hampir menyentuh lantai) membuat penghuni merasa kurang aman. Sebaliknya, jendela terlalu tinggi sulit dibuka dan mengurangi sirkulasi udara.
Idealnya, bagian bawah jendela setinggi pinggang orang dewasa agar tetap nyaman dan memberikan rasa perlindungan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Bedak Sariayu Tabur Harga Berapa? Ini 2 Varian yang Kurangi Kilap, Lengkap Ulasan Pembeli
-
3 Kategori Usaha yang Tidak Didata di Sensus Ekonomi 2026, Apa Saja?
-
7 Sepatu New Balance yang Mengandung Kulit Babi, Cek Rinciannya Sebelum Membeli
-
Mengenal Beda Serum dan Ampoule, Tampak Sama tapi Fungsi Berbeda
-
Cara Mengisi Kuesioner Online Sensus Ekonomi 2026, Lengkap dengan Data yang Ditanyakan
-
2 Kulkas yang Tetap Dingin Saat Mati Listrik, Solusi Aman untuk ASIP hingga Usaha Frozen Food
-
Ciri-Ciri Petugas Sensus Ekonomi 2026 yang Asli, Wajib Tahu Sebelum Memberikan Data
-
Ditangkap Lagi, Ini Kontroversi 'VVIP' Richard Muljadi yang Sempat Joging Dikawal POM TNI
-
Siapa Sasaran Sensus Ekonomi 2026? Ini Daftar Lapangan Usaha yang Didata
-
Sensus Ekonomi 2026 untuk Apa? Ini Alasan Pemerintah Mendata Semua Jenis Usaha