- Ketua IDAI, Dr. Piprim Basarah, mendesak standarisasi daycare nasional dan penyediaan CCTV demi keamanan anak dari tindak kekerasan.
- Orangtua diimbau lebih selektif memilih tempat penitipan anak dan tidak hanya tergiur dengan penawaran harga yang murah.
- Orangtua harus peka terhadap perubahan perilaku, emosi, atau fisik anak sebagai tanda peringatan adanya trauma akibat kekerasan.
Suara.com - Belajar dari peristiwa kekerasan pada anak di daycare Little Aresha Yogyakarta, Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) mengingatkan orangtua untuk lebih selektif memiliki daycare. Salah satunya pastikan adanya fasilitas CCTV real time yang bisa diakses orangtua.
Pesan ini disampaikan Ketua IDAI Dr.dr.Piprim Basarah Yanuarso, Sp.A, Subsp.Kardio(K) yang menilai pentingnya standarisasi daycare di Indonesia. Standarisasi ini nantinya harus dalam pengawasan pakar.
"Agar semua daycare itu punya standarisasi yang betul diawasi oleh pakar. Dan orangtua juga bisa selalu akses apa yang terjadi pada anaknya. CCTV itu sangat penting," ujar Dr. Piprim dalam diskusi daring, Rabu (29/4/2026).
Standarisasi ini nantinya bisa menjadi patokan agar para orangtua mengutamakan keamanan dan kenyamanan buah hati saat jauh dari keluarga.
Sehingga orangtua tidak mudah termakan promosi dengan harga murah yang ditawarkan pengelola daycare.
"Tapi intinya ini tidak boleh serulang terjadi lagi. Tidak boleh terjadi lagi. Sudah cukup terakhir di Jogja dan Aceh ini. Tidak boleh lagi ada kekerasan pada anak," papar Dr. Piprim.
Selain memastikan adanya fasilitas CCTV yang bisa dipantau secara real time, orangtua juga diminta tidak lengah dalam membaca perubahan perilaku anak.
Apalagi menurut Dr.Piprim tanda-tanda kekerasan pada anak sering kali tidak selalu terlihat secara kasat mata, melainkan muncul melalui perubahan emosi dan respons anak sehari-hari.
Ia menjelaskan, anak yang mengalami kekerasan, baik fisik maupun psikis, umumnya menunjukkan reaksi penolakan ketika akan kembali ke lingkungan yang membuatnya tidak nyaman, termasuk daycare.
Baca Juga: Tak Hanya Kekerasan Anak, LPSK Endus Dugaan Penipuan hingga Malapraktik di Daycare Little Aresha
Reaksi ini bisa berupa tangisan berlebihan, ketakutan tanpa sebab yang jelas, hingga perubahan sikap yang drastis.
"Nah, buat orang tua juga memang perlu lebih aware tanda-tanda kekerasan yang bisa dialami oleh anaknya. Jadi selalu dicek, kekerasan fisik maupun kekerasan psikis. Kalau anaknya ada trauma, belum apa-apa sudah drama kalau dibawa ke daycare-nya," jelasnya.
Menurutnya, respons seperti ketakutan atau penolakan tidak boleh dianggap sebagai hal sepele. Orangtua perlu melihatnya sebagai sinyal atau alarm bahwa ada sesuatu yang tidak beres. Terlebih jika perubahan tersebut terjadi secara konsisten dan tidak seperti biasanya.
Dalam beberapa kasus, anak mungkin belum mampu mengungkapkan apa yang dialaminya secara verbal.
Oleh karena itu, pendekatan emosional dari orangtua menjadi kunci penting untuk memahami kondisi anak.
Orangtua diharapkan dapat membangun komunikasi yang hangat dan aman agar anak merasa nyaman untuk bercerita.
Selain itu, tanda kekerasan fisik juga tetap harus diwaspadai, seperti munculnya memar, luka, atau perubahan kondisi tubuh tanpa penjelasan yang masuk akal.
Sementara untuk kekerasan psikis, indikatornya bisa berupa anak menjadi lebih pendiam, mudah marah, atau justru menunjukkan kecemasan berlebih.
"Menolak, ketakutan, ini memang menjadi alarm ya. Supaya orang tua juga ikut peduli seperti apa tanda-tanda kekerasan fisik maupun psikis yang dialami oleh putra-putrinya," lanjutnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- Berapa Harga Sepatu Lari Ortuseight Ori? Ini 5 Pilihan Bagus untuk Daily Run
Pilihan
Terkini
-
Dari Labubu sampai Si Juki, Amazing Toy Show Jakarta Bakal Satukan Kreator dan Kolektor
-
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Panel Surya Kian Jadi Pilihan untuk Bumi yang Lebih Bersih
-
Berapa Harga Crocs Asli? Ini Cara Membedakannya dengan yang Palsu
-
5 Bedak Tabur yang Bagus untuk Usia 30-an, Bikin Makeup Halus dan Tahan Lama
-
5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Aturan Baru BPJS Kesehatan untuk Pasien Kontrol Per Juni 2026, Simak agar Tak Ditolak!
-
Urutan Pakai Face Mist yang Benar, Masih Perlu Pakai Moisturizer atau Tidak?
-
4 Serum Retinol Lokal Murah untuk Pemula Usia 30an, Atasi Flek Hitam dan Minim Iritasi
-
5 Lip Liner Terbaik yang Anti Pudar dan Transferproof, Lengkap dengan Harganya
-
Perbedaan Parfum dan Cologne, Mana yang Wanginya Lebih Tahan Lama?