- Ahmad Dhani melaporkan Lita Gading atas dugaan pencemaran nama baik lewat video “Ayam Sayur”.
- Lita diperiksa di Polda Metro Jaya dan mendapat 16 pertanyaan dari penyidik.
- Lita berencana melaporkan balik Ahmad Dhani dan menutup pintu damai.
Suara.com - Kasus antara Ahmad Dhani dan Lita Gading kembali menyita perhatian publik. Musisi yang kini juga dikenal sebagai politisi itu resmi melaporkan sang psikolog atas dugaan pencemaran nama baik lewat unggahan video berjudul “Ayam Sayur”. Kasus ini kini ditangani oleh Polda Metro Jaya.
Awal Mula Perseteruan
Kisruh antara Ahmad Dhani dan Lita Gading bermula dari laporan Dhani pada 10 Juli 2025. Saat itu, Dhani menuduh Lita melakukan eksploitasi anak dan kekerasan psikologis terhadap putrinya, Safeea Ahmad, lewat unggahan di media sosial.
Laporan itu terdaftar dengan nomor STTLP/B/4759/VII/2025/SPKT/Polda Metro Jaya. Dalam keterangannya, Dhani menilai konten Lita mengandung unsur pelanggaran UU Perlindungan Anak dan UU ITE karena mencantumkan nama serta wajah anak di bawah umur tanpa izin.
“Ini bukan soal popularitas, ini soal melindungi anak,” kata Dhani kala itu, menegaskan alasannya membuat laporan.
Beberapa bulan kemudian, tepatnya pada September 2025, Dhani kembali melayangkan laporan baru. Kali ini, laporan tersebut menyoal video di akun media sosial Lita Gading yang berjudul “Ayam Sayur”.
Dalam video itu, Lita disebut menyinggung isu yang berkaitan dengan keluarga Ahmad Dhani, meski tanpa menyebut nama secara langsung. Namun, pihak Dhani menganggap unggahan tersebut mengandung unsur pencemaran nama baik.
Video tersebut akhirnya menjadi dasar laporan kedua Ahmad Dhani ke Polda Metro Jaya. Laporan ini disebut melanggar Pasal 45 ayat (1) jo Pasal 27A UU ITE serta Pasal 310 dan 311 KUHP.
Pemeriksaan Lita Gading di Polda Metro Jaya
Baca Juga: Biodata dan Agama Lita Gading, Psikolog yang Berseteru dengan Ahmad Dhani
Pada Senin, 14 Oktober 2025, Lita Gading menjalani pemeriksaan di Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya. Ia datang sekitar pukul 10.00 WIB dan diperiksa selama beberapa jam.
Dalam pemeriksaan itu, penyidik mengajukan 16 pertanyaan kepada Lita. Pertanyaannya seputar isi video, maksud dari judul “Ayam Sayur”, serta siapa pihak yang merasa dirugikan oleh unggahan tersebut.
Kuasa hukum Lita, Syamsul Jahidin, mengungkapkan bahwa bahkan pihak penyidik sempat bingung menentukan siapa sebenarnya yang dirugikan.
“Kami ditanya siapa nama baik yang dicemarkan, dan sampai sekarang pun tidak jelas. Judulnya saja pakai tanda tanya, ‘Ayam Sayur?’ itu kan bentuk pertanyaan, bukan pernyataan,” ujar Syamsul di depan Gedung Ditreskrimsus, Polda Metro Jaya.
Lita sendiri mengaku heran dengan laporan Dhani yang menurutnya berlebihan. Ia menegaskan bahwa konten yang dibuatnya bukan untuk menjatuhkan siapa pun.
Kasus ini ternyata berdampak besar bagi aktivitas profesional Lita. Ia mengaku harus menunda beberapa agenda kerja, termasuk perjalanan ke luar negeri, demi memenuhi panggilan pemeriksaan.
Berita Terkait
-
Biodata dan Agama Lita Gading, Psikolog yang Berseteru dengan Ahmad Dhani
-
Tak Ada Ampunan, Lita Gading Mau Seret Balik Ahmad Dhani ke Polisi
-
Ahmad Dhani Merasa Dicemarkan Pakai Konten 'Ayam Sayur', Lita Gading Heran: Kamu Merasa?
-
Jual Rumah Penuh Kenangan, Ternyata Denada Pernah Tetanggaan dengan Ahmad Dhani
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Ayam Goreng Kian Beragam, Ini Tren Rasa yang Bertahan Lebih dari Satu Dekade
-
Tren Baru Cat Parents Biar Anabul Panjang Umur
-
Mau Kuliah di Kampus Top Luar Negeri? 4 Strategi Susun Portofolio untuk Raih Beasiswa Impian
-
Air Bersih Belum Tentu Aman? Mengapa Keluarga Modern Kini Lebih Selektif Memilih Air Minum
-
Healing Maksimal di Negeri Naga Guntur: 5 Pengalaman Wellness di Bhutan yang Wajib Dicoba
-
Bagaimana Cara Dapat Kompensasi Pemadaman Listrik PLN?
-
5 Cara Selamatkan ASIP di Freezer saat Listrik Padam Berjam-jam, agar Tak Terbuang Sia-Sia
-
Gaya Bohemian Kembali Jadi Tren, Sandal Kasual Naik Kelas Lewat Kolaborasi Fashion
-
Kenapa Akhir-Akhir Ini Sering Mati Listrik? Ini Jawaban PLN
-
Kenapa PLN Melakukan Pemadaman Listrik? Ini 5 Alasannya